Malang
23.47 | Author: jorinda
Mungkin ada beberapa orang yang merasa aneh dengan nama ini. Kota dengan nama yang aneh. “malang” mungkin terdengar sebagai kata ganti dari kata kurang beruntung atau kata sial. Dan hampir semua orang malas mendengar kata ini.
Namun sebenarnya ini adalah nama dari suatu kota di Jawa Timur, yang terletak di selatan kota Surabaya. Kota yang diapit gunung-gunung menyebabkan kota ini beriklim sejuk. Seperti Gunung Arjuna dan Gunung Semeru. Dan pantaslah apabila kota ini digunakan untuk beristirahat. Apalagi banyak tumbuhan yang dapat tumbuh di Malang.
Kota yang merupakan kota terbesar kedua setelah Surabaya di Jawa Timur ini memiliki banyak tempat yang wajib untuk dikunjungi. Antara lain:

Pantai bale kambang merupakan salah satu pantai yang wajib dikunjungi karena tidak berbeda dengan tanah lot di Bali. Berada di ujung selatan Kota Malang yang memiliki jembatan yang menghubungkan dengan pulau kecil yang bernama Sempu. Setipa tahunnya terdapat ritual yang dilakukan kaum Hindu disana dan Kaum Islam Kejawen yang melakukan ritual satu Suroan. Dan tak salah apabila kita berkunjung sambil memancing lalu berpiknik sambil membakar ikan yang telah kita pancing di Bale Kambang. Alun-alun kota Malang merupakan salah satu kebanggaan kera ngalam (panggilan untuk masyarakat yang tinggal di kota Malang.) Alun-alun yang biasa disebut alun-alun bunder dibangun pada tahun 1882. Di Jalan Tugu adalah bangunan kuno peninggalan jaman kolonial Belanda. Monumen tugu adalah eks taman JP Zoen Coen yang di kelilingi kolam dan di tumbuhi Lily air serta di kelilingi oleh pohon Trembesi raksasa yang berusia sangat tua. Sangat nyaman melihat pemandangan disana. Disekeliling Alun-alun ini merupakan bangunan-bangunan penting seperti balai kota Malang, gedung DPRD, sekolah-sekolah seperti SMAN 1 dan SMAN4, dan Hotel Tugu.

JIKA melaju ke Kota Batu untuk berwisata dari Kota Malang, hampir dapat dipastikan akan selalu melewati Dinoyo. Tetapi, Dinoyo yang pernah mencuat namanya itu, misalnya berkat penemuan Prasasti Dinoyo Abad VIII itu, kini terkikis kesumpekan, karena hampir setiap waktu di siang hari Dinoyo selalu dilanda kemacetan.Kawasan Dinoyo sudah menjadi jalur padat untuk aktivitas masyarakat berkat adanya Pasar Dinoyo di tempat itu. Selain jalan itu juga telah menjadi jalur penting bagi masyarakat kampus, sehingga angka pertumbuhan mikrolet sulit difasilitasi dengan kapasitas jalan yang memadai.Ketika menuju kawasan Dinoyo, etalase gerabah atau keramik Dinoyo di pinggir-pinggir jalan raya saat ini sudah tidak menonjol lagi. Namun, berbeda ketika memasuki beberapa gang perkampungan di sisi utara jalan raya tersebut. Sentra Keramik Dinoyo, yang terkenal akan bentuk dan warna yang unik keramiknya. Tak salah lagi apabila anda hendak membawa buah tangan berbentuk keramik khas Malang ini. Di Jl MT Haryono dan MayJend Panjaitan merupakan pusat keramik khas Malang. Pengunjung dapat menyaksikan dan melihat proses pembuatan keramik secara langsung di pabrik.
Pasar wisata Tugu yang dapat kita jumpai di Weekend. Merupakan pasar dadakan yang muncul di dekat stadion Gajayana Malang. Bermacam kerajinan dan souvenir dapat di jumpai disini. bahkan segala macam kebutuhan rumah tangga, jenis-jenis makanan tradisional dan produk unggulan dapat di temukan disini.
Jawa Timur Park yang biasa disingkat Jatim Park merupakan ancolnya orang Jawa Timur. Banyak Wahana- wahana yang ada yang tidak kalah menarik dengan dufan di Jakarta. Lokasinya di Batu, Malang yang sangat sejuk membuat tempat wisata ini sangat nyaman untuk dikunjungi.

dan masih banyak tempat lain yang wajib dikunjungi
|
This entry was posted on 23.47 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: